Contoh Sertifikat vaksin jenis Coronavac serta cara cek dan mendownloadnya

(Contoh sertifikat vaksin jenis Coronavac) 

Vaksin sinovac/coronavac adalah salah satu jenis vaksin yang telah disetujui Kemenkes dalam rangka memutus penyebaran virus corona. 

Vaksin Sinovac
  • Nama vaksin: CoronaVac
  • Negara asal: China
  • Bahan dasar: virus Corona (SARS-CoV-2) yang telah dimatikan (inactivated virus)
  • Uji Klinis: fase III (selesai)
  • Lokasi: China, Indonesia, Brazil, Turki, Chile
  • Usia peserta: 18–59 tahun
  • Dosis: 2 dosis (0,5 ml per dosis) dengan jarak 14 hari
  • Efikasi vaksin: 65,3% (di Indonesia), 91,25% (di Turki)
Vaksin Sinovac telah melampaui standar minimal 50% yang ditetapkan oleh WHO dan FDA. Vaksin ini juga sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) dari BPOM, serta sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Setelah disuntikkan, virus yang tidak aktif pada vaksin ini akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi yang dapat melawan virus Corona secara spesifik. Dengan begitu, jika sewaktu-waktu tubuh terserang virus Corona, sudah ada antibodi yang bisa melawannya dan mencegah terjadinya penyakit.

Kemungkinan terjadinya infeksi atau penyakit COVID-19 yang bergejala pada orang yang sudah divaksinasi dengan vaksin Sinovac bisa turun sebesar 65%.

Sebagai ilustrasi, jika tadinya ada 9 juta orang yang bisa terinfeksi dan masuk rumah sakit karena COVID-19, setelah pemberian vaksin ini jumlahnya bisa berkurang menjadi hanya 3 juta orang. Sementara pada skala individu, risiko orang yang sudah divaksin akan menjadi 3 kali lebih rendah untuk mengalami sakit karena COVID-19.

Vaksin ini juga dinilai aman, sebab efek samping yang bisa muncul hanya bersifat ringan dan sementara, misalnya nyeri di lokasi penyuntikan, nyeri otot, dan sakit kepala. Efek samping yang paling banyak terjadi adalah nyeri di lokasi penyuntikan dan rata-rata hilang dalam 3 hari.


Adapun cara cek dan download sertifikat vaksin Covid-19 dapat diunduh melalui situs PeduliLindungi. 

Bisa melalui laman pedulilindungi.id atau langsung dari aplikasi PeduliLindungi. 
Sebelum mengunduh sertifikat vaksin, Anda perlu membuat akun PeduliLindungi terlebih dahulu. 

Cara Cek Status Vaksinasi 

 1. Buka laman pedulilindungi.id 
 2. Masukan Nama Lengkap dan NIK; 
 3. Klik centang pada kode verifikasi dan pilih 'Periksa'; 
 4. Nantinya, akan ada keterangan nama dan NIK yang terdaftar. Kemudian, muncul keterangan jika sudah divaksin, misalnya 'Sudah Vaksin Pertama'. 

Cara Membuat Akun PeduliLindungi 

 1. Buka laman pedulilindungi.id; 
 2. Input nama lengkap serta nomor ponsel Anda (pastikan nomor HP Anda masih aktif); 
 3. Lalu Klik "Buat Akun" untuk mendaftar; 
 4. Kemudian cek SMS dari PEDULICOVID pada nomor ponsel yang telah didaftarkan; 
 5. Masukkan 6 digit nomor yang telah dikirimkan melalui SMS; 
 6. Nantinya sistem akan memverifikasi kode yang Anda input. 


Cara Download Sertifikat Vaksinasi Covid-19 di Situs PeduliLindungi 

 1. Buka laman pedulilindungi.id; 
 2. Klik Login; 
 3. Masukkan Nomor HP; 
 4. Masukkan 6 digit kode yang dikirim melalui SMS; 
 5. Klik Nama Anda di bagian kanan atas; 
 6. Klik Sertifikat Vaksinasi; 
 7. Nanti akan muncul tampilan sertifikat vaksin pertama dan kedua jika Anda telah menerima dua kali vaksinasi; 
 8. Untuk men-download, Klik "Unduh Sertifikat", maka secara otomatis sertifikat vaksinasi akan terdownload. 

Cara Download Sertifikat Vaksin Covid-19 Lewat SMS Pemberitahuan 1199 

Berikut ini cara download sertifikat vaksinasi melalui SMS PeduliLindungi, dikutip dari akun Instagram @dkijakarta: 

 1. Bila Anda menerima pesan dari PeduliLindungi bernomor 1199, segera buka pesan tersebut. Pesan berisi sertifikat vaksinasi yang diberikan melalui tautan. 
 2. Jika ingin mengunduh, Klik tautan yang dikirimkan. 
 3. Maka muncul gambar sertifikat vaksinasi dengan format .png 
 4. Lalu, Anda bisa mengunduh sertifikat vaksinasi. 

Cara Download Sertifikat Vaksin di Aplikasi PeduliLindungi 

1. Unduh dan instal aplikasi Pedulilindungi di  Playstore atau App store; 
2. Klik login jika sudah mempunyai akun; 
3. Pilih register apabila belum mempunyai          akun;  
4. Masukkan nama lengkap, NIK, dan nomor ponsel; 
5. Masukkan 6 digit kode OTP yang dikirim melalui SMS; 
6. Klik "Paspor Digital"; 
7. Klik "Nama" untuk memunculkan sertifikat vaksin; 
8. Pilih sertifikat vaksin; 
9. Klik unduh untuk menyimpan sertifikat vaksin. 

Cara Menyampaikan Kendala Sertifikat Vaksin Covid-19 

Berikut ini cara menyampaikan kendala terkait sertifikat vaksin yang belum muncul atau data tidak sesuai, dikutip dari Instagram @kemenkes_ri

 1. Kirimkan email ke sertifikat@pedulilindungi.id 
 2. Sampaikan kendala dengan format mengirim email sesuai ketentuan berikut. Format Email: - Nama Lengkap - NIK KTP - Tempat Tanggal Lahir - Nomor Handphone Jangan lupa untuk lampirkan foto dan kartu vaksinasi. Supaya dapat langsung diproses, Anda bisa langsung menyampaikan biodata lengkap, foto selfie dengan KTP, dan menjelaskan keluhannya.
Previous Post Next Post