Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Depresi pada remaja kini

         Beberapa tahun terakhir, terjadi kasus depresi berat pada remaja Indonesia yang berusia 12-20 tahun sebesar 6%. Lantas apa penyebabnya?

1. Hyper-connected and Overstimulated

  Remaja era milenial terhubung dengan internet dan sosial media hampir setiap saat.Interaksi dengan internet dapat menimbulkan beberapa efek negative pada kondisi psikologis anak remaja.

Salah satu yang paling kentara adalah pemikiran yang menganggap dirinya berharga berdasarkan komentar dan jumlah like yang mereka dapatkan di sosial media.

2. Uncertain time

 Salah satu faktor stres yang dihadapi remaja masa kini adalah mereka tumbuh dalam ketidak pastian atau waktu yang tidak menentu.Tidak hanya ketidak pastian akan masa depan tapi juga katakukan dan perasaan tidak aman.Mereka merasa kapanpun dapat terjadi hal buruk seperti bullying,perampokan,kecelakaan dan lain sebagainya.

3. Not enough sleep 

Kurang kualitas dan kuantitas tidur banyak dialami remaja saat ini.Penyebabnya adalah banyaknya tugas dan aktivitas berselancar di internet atau kecanduan game yang tidak bisa dikendalikan.Tidur yang kurang akan berdampak pada kondisi fisik dan psikologis remaja.

4. Lack of community

Hidup di zaman serba cepat dan penuh stres tentunya tidak mudah.Sayangnya saat ini kurang komunitas positive dan supportive bagi perkembangan jiwa remaja.Terbukti dari banyaknya perkumpulan yang pada saat bertemu malah sibuk memainkan gadget daripada bertukar fikiran atau sekedar bersapa ria. 

Kondisi kurangnya komunitas pendukung ini berdampak pada mudahnya depresi terjadi.Terutama bagi mereka yang kurang dukungan dari orang-orang terdekat seperti orang tua,lingkungan dan guru.

Baca Juga: Tips agar semakin produktif

Nah, berikut beberapa tips agar kamu tidak depresi;

  •  Hindari kebiasaan menyendiri dengan mencari komunitas yang baik.
  •  Buat hidup lebih sederhana dengan membuat perencanaan jangka pendek dan panjang.
  •  Berolahraga secara teratur, minimal 3-5 kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 30 menit.
  •  Konsumsi makanan dengan gizi seimbang dan pola makan yang teratur.
  •  Buat hidup lebih santai dan hindari stres.
  •  Hindari konsumsi minuman beralkohol serta obat-obatan terlarang. 

 

 referensi: Halodoc.com

Parpining
Parpining Sanggam Situmorang

2 comments for "Depresi pada remaja kini"

  1. Saya fikir depresi adalah lebih sering pada masa ini. My reasons are: sekarang ada terlalu banyak pilihan, terlalu banyak kompetisi, reamaja mesti terlihat lebih baik, cantik dan pakai yang ada "brand." It is difficult to live in today's world.

    ReplyDelete
  2. Dahulu hanya orang dewasa yang rentan depresi, ternyata memang benar sekarang depresi tidak hanya untuk orang dewasa...

    ReplyDelete