Cara mengatur waktu 24 jam agar semakin produktif

 Meluangkan Waktu.

Waktu adalah hal paling berharga di dunia, karena begitu kita menghabiskannya waktu tidak akan dapat kita peroleh kembali.

Banyak orang sering mengeluh dan stress kenapa waktu mereka terasa cepat habis dan selalu kurang, namun ternyata tidak banyak hasil yang bisa diperoleh.

Penyebabnya, di jaman sekarang, ada dua kondisi yang sering kita hadapi yaitu antara kita sibuk atau kita terdistraksi.

  • Kita Sibuk

Kita selalu sibuk.

Sibuk kerja, sibuk meeting, sibuk mengejar deadline, sibuk mengerjakan to-do list, dan sibuk yang lainnya.

Pokoknya, kita merasa setiap waktu harus diisi dengan kesibukan, kalau kita tidak sibuk, kita akan merasa waktu tersebut tersia-siakan.

  • Kita Terdistraksi

Selain selalu sibuk, kita juga selalu terdistraksi.

Banyak orang kalau bangun pagi pasti pertama kali yang dicari adalah smartphone, sama halnya kalau kita istirahat atau kita bosan, kita juga pasti mencari smartphone.

Hal ini karena membuka smartphone sudah menjadi kebiasaan bawah sadar. Semacam perilaku yang kita lakukan secara otomatis tanpa berpikir (default)

Ini bukan salah kita, karena media sosial dan smartphone memang dirancang untuk membuat kita kecanduan dan menghabiskan sebanyak mungkin waktu di aplikasi tersebut.

Bahkan ada film yang membahasnya yaitu Social Dillema (The Social Dilemma | Netflix Official Site).

Kita sibuk atau terdistraksi disebabkan karena kita bersikap reaktif dalam menjalani hidup, padahal seharusnya kita proaktif.

  • Kita menghabiskan waktu di media sosial (reaktif), padahal waktu tersebut bisa saja digunakan untuk belajar hal baru (proaktif)
  • Kita ikut meeting yang diagendakan orang lain di mana sebenarnya kita tidak perlu hadir di situ (reaktif), padahal sebenarnya kita bisa mengerjakan tugas utama kita (proaktif)
  • Kita membuka pesan atau email setiap kali ada notifikasi yang masuk (reaktif), padahal kita bisa menunggu dan membacanya dalam sekali waktu nanti (proaktif)

Proaktif artinya memilih.


Salah satu cara terbaik untuk menjadi lebih proaktif dalam menggunakan waktu kita adalah dengan memiliki highlight.

Highlight adalah sebuah hal yang ingin kita capai dalam suatu hari tertentu.

Ketika ditanya "Apa hal terbaik yang terjadi di hari ini?", kemungkinan besar kita ingin menjawab dengan highlight yang sudah kita pilih.

Highlight tersebut bisa jadi berupa tugas yang sudah lama ingin kita selesaikan, film yang ingin kita tonton, masakan yang ingin kita buat, dan sebagainya.

Kita harus menyusun jadwal dan menyelesaikan pekerjaan kita di hari tersebut agar kita dapat melakukan highlight yang sudah kita pilih.

Contoh:

Misalnya highlight saya hari ini adalah nonton Drama Korea di malam hari, artinya saya harus mengatur jadwal dan menyelesaikan pekerjaan saya di hari itu, sehingga saya bisa menonton dengan tenang tanpa kepikiran pekerjaan yang belum selesai.

Dengan memiliki highlight setiap harinya, kita dapat menjadi lebih fokus karena ada suatu tujuan yang ingin kita capai di hari ini.

Bagaimana menentukan highlight kita? bisa dengan menanyakan hal-hal semacam ini:

  • Apa hal yang paling mendesak yang perlu segera kita selesaikan?
  • Apa hal yang akan bermanfaat untuk kita dalam jangka panjang?
  • Apa hal yang akan membahagiakan kita jika kita melakukannya?

Jika suatu hal itu penting buat kita, pasti kita akan meluangkan waktu untuk hal tersebut.

Siapa contoh orang-orang yang telah sukses menerapkan highlight ini?


  • Zuckerberg pernah memiliki personal challenge yang ingin dia capai setiap tahunnya (misalnya lari 365 miles setahun, membaca 25 buku, atau coding setiap hari). Mark Zuckerberg

Mereka meluangkan waktu untuk hal-hal yang penting bagi mereka.

Referensi lebih lanjut tentang highlight:



Setelah kita memilih highlight, selanjutnya adalah bagaimana menyelesaikan pekerjaan sebaik mungkin dalam waktu yang seefisien mungkin.

Ada beberapa tips terbaik untuk melakukannya.

  • Ciptakan lingkungan yang bebas gangguan

Singkirkan gangguan yang ada pada saat kita mengerjakan sesuatu, misalnya dengan cara memberi password untuk membuka sebuah aplikasi media sosial, atau mungkin cara yang lebih ekstrim dengan melakukan uninstall pada smartphone khusus untuk pekerjaan (jadi hanya aplikasi khusus terkait pekerjaan yang ada di situ).

Kunci pintu. Pakai headset. Jauhkan smartphone.

Ciptakan lingkungan pekerjaan yang bisa bebas dari gangguan (distraction free).

  • Fokus pada kerjaan di depan mata

Ketika melakukan sesuatu, fokuslah hanya pada pekerjaan yang kita hadapi saat ini.

Jangan mengerjakan banyak hal secara bersamaan (multitasking).

Banyak metode untuk kita dapat bekerja dengan fokus di depan mata. Misalnya Metode Pomodoro (bekerja fokus tanpa gangguan selama 25 menit, lalu break 5 menit).

(Sumber gambar : The Pomodoro Technique ®)

  • Ketahui ritme tubuh dan waktu terbaik untuk melakukan sesuatu

Ketahui jenis ritme tubuhmu, apakah kamu termasuk orang yang lebih produktif ketika pagi atau lebih produktif ketika malam.

Misalkan kamu tipenya produktif ketika pagi hari, maka lakukan tugas yang paling berat di pagi hari ketika konsentrasi tertinggi berada di saat tersebut.

Dengan melakukan tugas di waktu terbaik kita, hasilnya akan lebih bagus dan waktu yang dibutuhkan jadi lebih singkat.


Yang lebih penting bukan seberapa cepat kita bisa berlari, tapi apakah kita sudah berlari ke arah yang benar. Menjadi sibuk itu seperti berlari di atas treadmill. Menjadi produktif seperti berlari maraton. Sama-sama berlari, namun yang satu tetap di tempat dan satu lagi maju ke depan.

Jadi, bukan seberapa sibuk kita bisa mengisi waktu yang kita miliki, tapi apakah kesibukan kita itu untuk melakukan suatu hal yang tepat.


Berikut adalah rekomendasi buku-buku terkait produktivitas:


Stay Wise...

0 Response to "Cara mengatur waktu 24 jam agar semakin produktif"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel