-->

Beda antar Investment, Trading, Insurance, Saving and Cash Flow

Ada yang bertanya apakah asuransi itu investasi menguntungkan? Mana yang lebih menguntungkan asuransi atau reksadana atau emas? Nah sebelum menjawab

Ada yang bertanya apakah asuransi itu investasi menguntungkan? Mana yang lebih menguntungkan asuransi atau reksadana atau emas? Nah sebelum menjawab itu maka pahami dulu prinsip2 dari Investment, Trading, Insurance, Saving and Cash Flow.
 

 
 
 
INVESTMENT
 
Investasi itu Kapital anda digunakan untuk menguasai asset atau owership suatu yang dalam jangka panjang atau minimal menengah memberi keuntungan karena nilai tambah atau karena anda dapat nilai guna atas kepemilikan tsb.
Nah menguasai saham blue chip Perusahaan, beli atau akusisi usaha orang lain, atau investasi modal kerja pertanian atau pertambangan, atau invest di Star-Up Business atau miliki properti Prospektif atau buat usaha bisnis sendiri atau joint operation kepemilkan bisnis, itu contoh2 dari investasi.
Ini butuh kehatian2an amat sangat. Prinsipnya jika anda dapat iming2 untung besar maka biasanya itu investasi abal-abal. Jika itu untung besar katanya, maka berarti siap juga dengan buntung besar. Jadi, prudent penting disini.
 
 
TRADING
 
Trading itu prinsip taking Profit from transaction. Ini sifatnya short time aja. Nilai guna dari barang tidak penting, yang penting keuntungan yang didapat dalam transaksi.
Kunci yang harus dipahami biaya transaksi harus murah, barang mudah terjual serta selisih kurs harga jual dan beli tidak besar. Jika selisih kurs beli dan jual besar maka ini TIDAK cocok untuk Trading apalagi klo sulit diperjualbelikan.
Trading ini itunganya bisa jam, hari atau minggu. Jarang ke bulan. Ini biasanya dilakukan ke saham non blue chip yang spekulatif prospektif, derivatif atau reksadana yang relativ spekulatif atau forex atau juga komoditi berjangka. Bisa juga stock barang dagangan untuk jual beli.
 
 
INSURANCE
 
Ini berupa jaminan kita jika kita ketemu krisis atau situasi sulit di masa depan. Ini sifatnya dipertahankan kepemilikanya oleh kita dalam jangka panjang untuk jaga2 terus-menerus.
Nilai gunanya bukan nanti dapat untung. Nilai gunanya jika anda punya masalah maka biaya yang terjadi tidak ditanggung anda sendiri, tapi ditanggung asuransi. Jadi, asuransi yang diiming2i investasi itu tidak menguntungkan secara umum. Mendingan investasi saja atau Saving.
Oleh karena itu, jangan cari asuransi yang diiming2i investasi. Tapi cari asuransi yang sebisa mungkin mengcover biaya dan resiko kerugian sampai 100% atau mendekati 100%. Ini titik kunci dari asuransi serta pastikan bahwa institusi tsb kredibel sebagai penjamin. Contoh cari asuransi kesehatan yang mengcover relatif mendekati 100% seluruh biaya tindakan dan perawatan untuk penyakit2 yang penting, bisa Kronis tahunan dan berbahaya.
 
 
SAVING
 
Point pentingnya anda punya kelebihan uang dari pada ditaruh di bawah bantal, karena untuk investasi anda ndak tahu apa yang dilakukan, sementara uang anda berlebihan. Saat yang sama anda tidak ingin uang anda nilainya turun karena inflasi. Di titik ini Saving penting.
Nah saving yang in General tidak menyebabkan uang anda tergerus inflasi adalah dengan membeli surat Obligasi berjangka apalagi yang milik Pemerintah atau Obligasi dari institusi kredibel lainnya. Selain itu juga membeli emas batangan juga bentuk saving. Harga emas itu baik untuk saving karena nilainya stabil dibandingkan nabung di bank, tapi tidak cocok untuk investasi karena untungnya kecil. Tidak cocok juga untuk trading karena kurs anda menjual ke pasarnya jatuh serta tidak mudah dijual dengan harga kompetitif.
Saving secara umum sifatnya jangka agak menengah sampai menengah. Ini digunakan saat kelebihan uang tidak tahu apa. yang dilakukan. Saat waktu berlalu dapat ide maka cairkan surat Obligasi tsb atau jual. emas tsb lalu diinvestasikan ke tempat yang lebih menguntungkan atau malah digunakan untuk. beri barang2 yang diinginkan.
 
 
CASH FLOW
 
Ini uang kita gunakan untuk transaksi harian. Ini harus likuid sehingga tidak menghambat kita bertransaksi. Apalagi jika kita punya usaha atau kita sering ke. luar Negeri maka cash di bank harus banyak.
Ini untuk Covers Debit Card, Credit Card, Paypall dll termasuk transaksi dengan mata uang asing. Jadi tergantung kebutuhan jika jarang ke LN maka cuma sedikan uang di bank untuk Cover kebutuhan transaksi.
 
Jika sering keluar negeri maka perlu dipertimbangkan untuk miliki akun bank mata uang asing sepert USD atau EURO atau cukup andalkan dana di bank lalu punya credit card Master Card atau VISA. Ini semua untuk transaksi. Jadi nabung uang di bank itu "salah" karena uang anda tergerus inflasi. Uang anda di bank itu untuk cash flow bukan untuk nabung.
 
 
Ferizal Ramli

You may like these posts

4 comments

  1. Farhah
    😃
    • ss
      ;-)
  2. Fedro.com
    Mampir juga bang ke blog saya
    pikiranews.blogspot.com
  3. Food Travvel
    Mbaa mbaaa iklannya badass kecee si mbaaa lopyuuu
  1. To insert a code use <i rel="pre">code_here</i>
  2. To insert a quote use <b rel="quote">your_qoute</b>
  3. To insert a picture use <i rel="image">url_image_here</i>
Berkomentarlah dengan bijak !!!